Berita

Cak Hasan, Penjual Sate Madura dan Momen Idul Adha

Penjual sate madura Cak Hasan saat melayani pembelinya. Foto: Jonathan Devin/kumparan

Beragam cara dilakukan umat Muslim di Indonesia dalam menyambut Idul Adha. Salah satunya adalah mudik ke kampung halaman. Tak terkecuali bagi perantau asal Madura.

Seperti yang diungkapkan Cak Hasan, salah seorang penjual sate di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Menurutnya, momen Idul Adha lebih banyak dimanfaatkan warga asli Madura untuk mudik karena sudah menjadi tradisi.

“Biasanya (saat Idul Adha) banyak yang ngawinin, naik haji. Jadi pada pulang,” ungkap Hasan di sela-sela kesibukannya membakar sate, Sabtu (15/6) malam.

Namun, pria berusia 32 tahun memilih untuk tidak pulang kampung tahun ini. “Kemarin udah pulang Idul Fitri,” ucapnya.

Libur Jualan Sate

Ilustrasi Membakar Sate di Luar Ruangan Foto: Shutter Stock

Hasan mengatakan, usaha sate yang ia geluti diteruskannya dari sang mertua. Pada hari biasa, ia bisa meraup untung hingga Rp 500 ribu, tapi tidak pada Idul Adha.

Ia menilai, kebanyakan masyarakat akan membuat sate sendiri dari daging kurban yang didapatkan.

“Pas lebarannya mah saya libur. Soalnya orang-orang pada bakar-bakar (sate) sendiri,” ungkapnya.

Alhasil, Hari Raya Idul Adha tahun ini, Hasan lebih memilih untuk berkumpul bersama keluarga kecilnya saja di kota perantauan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button