Berita

Gegara Perampok 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2 Senilai Rp 14 M Raib

Ilustrasi Perampokan. Foto: Andina Dwi Utari/kumparan

Perampokan terjadi di sebuah toko jam tangan mewah di kawasan PIK 2, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang. Kerugian akibat pencurian itu diduga mencapai Rp 14 miliar

Kasus perampokan ini terjadi pada Sabtu (8/6). Aksi pelaku terekam CCTV.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary mengatakan pelaku diduga mengambil 18 jam tangan mewah.

“Taksiran kerugian berdasarkan laporan polisi yang dibuat oleh korban sekitar Rp 14 miliar karena ada 18 buah jam tangan mewah berbagai merek yang diduga diambil pelaku,” kata Ade Ary di Polda Metro Jaya, Rabu (12/6).

Pelaku Ditangkap

Pelaku ditangkap oleh tim gabungan Polres Metro Tangerang Kota dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya di sebuah hotel di Cipanas, Jawa Barat, Selasa (11/6) pukul 18.50 WIB. Namun, Ade Ary belum mengungkapkan barang bukti yang disita dari penangkapan itu.

“Dalam waktu 3 hari penyelidikan gabungan, pencarian gabungan Polres Metro Tangerang Kota di-back up full subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya akhirnya berhasil mengamankan seseorang laki-laki yang inisial HK ditangkap kemarin hari Selasa jam 18.50 WIB di sebuah hotel di daerah Cipanas, Puncak,” kata dia.

Ilustrasi maling menggunakan topeng. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Terekam CCTV

Aksi perampokan ini terekam CCTV. Dalam video itu terlihat seorang pria merampok dengan menodongkan senjata tajam ke para karyawan.

Di sana, sekitar tiga orang karyawan digiring masuk ke dalam ruangan dan diancam oleh pelaku yang menodongkan senjata.

Setelah ketiga korban masuk ke dalam ruangan, pelaku, yang memiliki ciri-ciri menggunakan topi, kemeja, dan celana pendek putih, langsung menggasak sejumlah jam tangan mewah yang dimasukkan ke dalam tas berwarna oranye.

Ade Ary mengatakan toko jam tangan mewah itu ada di lantai atas. Sementara bagian bawah merupakan toko pakaian.

“Ya, di CCTV sudah jelas dia masuk seorang laki-laki gunakan sajam dari lantai bawah kemudian mengancam seorang karyawan toko akhirnya menyerahkan jam sesuai CCTV beredar,” kata Ade Ary.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button