Berita

Pemotor di Bandung Marah-marah, Tak Terima Ditegur Merokok di Jalan

Ilustrasi pemotor yang merokok saat berkendara Foto: dok. Istimewa

Viral di media sosial, seorang pengendara motor ditegur karena menyalakan rokok saat berkendara. Namun bukannya berhenti pengendara motor tersebut malah berbalik marah hingga berujung cekcok.

Berdasarkan informasi, lokasi tersebut berada di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung pada Selasa (11/6) sekitar pukul 06.33 WIB.

Kris (35) salah satu warga Cileunyi, Kabupaten Bandung yang menjadi korban arogansi pengendara motor tersebut menceritakan bagaimana peristiwa itu.

“Jadi awalnya saya sedang mengantar anak sekolah dari arah Cibiru menuju Riungbandung. Sebelum jembatan pas seberang Apartemen Panoramik lihat ada bapak itu berkendara sambil merokok dan membuang abu rokok dekat sekali dengan posisi saya,” ujarnya saat ditemui di Cileunyi.

Kris menjelaskan karena abu rokoknya mengenai kaca helm. Saat itu juga dirinya langsung menegur bapak tersebut secara baik-baik.

“Saya bilangnya baik pelan-pelan sambil bilang pak rokoknya matiin, bahaya itu. Cuman bapaknya malah ngotot dan bilang emang kenapa kalau saya ngerokok sambil berkendara,” jelasnya.

Cekcok itu terus berlanjut saat keduanya masih mengendarai sepeda motor hingga pemotor yang merokok itu meminta berhenti ke pinggir jalan.

“Setelah ke pinggir, saya dan bapak itu kembali cekcok dan bapak tersebut malah mengatakan aturan darimana berkendara dilarang merokok dan aturan darimana polisi melarang pengendara dilarang merokok,” ungkapnya.

“Karena posisi saya sedang mengantar anak sekolah dan takut kesiangan, akhirnya setelah di video bapaknya langsung pergi dan malah sengaja membakar kembali rokoknya,” jelasnya.

Di sisi lain, Kris pun tak menyangka jika videonya tersebut viral di media sosial. Dia pun berharap ke depannya tidak ada lagi pengendara motor yang sembarangan merokok, khususnya di jalan raya.

“Saya enggak nyangka bakal viral, tapi enggak apa-apa biar jadi pelajaran buat semuanya kalau ngerokok di jalan itu sangat berbahaya untuk keselamatan kita dan juga orang lain,” pungkasnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button