Berita

Foto: Gagahnya Motor Listrik Asli Buatan Ciputat

Berbicara motor listrik tak selalu dari merek China. Foto: SMEVAdalah Founder Studio Motor Electric Vehicle (SMEV) dan Studio Motor Donny Ariyanto yang telah memproduksi dan menjual motor listrik dengan desain berbeda dari yang dijual pasaran. Foto: SMEVBerawal dari keinginannya membangun brand startup dengan basic electric vehicle (EV). Foto: SMEVKini SMEV sudah punya dua tipe motor listrik EM1 dengan konsep cub dan EMT yang mengusung konsep motor trail. Foto: SMEVSMEV EMT menggunakan motor 4 kW dengan controller-nya programmable IM150. Foto: SMEVSMEV EMT menggunakan motor 4 kW dengan controller-nya programmable IM150. Foto: SMEVSMEV EM1 itu pakai motor 3 kW. Baterainya 72V 40Ah atau 2,88kWh. Foto: SMEVSMEV EM1 itu pakai motor 3 kW. Baterainya 72V 40Ah atau 2,88kWh. Foto: SMEVSedangkan baterai packnya sdah IP67. Foto: SMEVSedangkan baterai packnya sdah IP67. Foto: SMEVSementara EM1 sedikit lebih cepat daripada EMT yakni sekitar 2 jam, karena lebih rendah kapasitas baterainya. Foto: SMEVSementara EM1 sedikit lebih cepat daripada EMT yakni sekitar 2 jam, karena lebih rendah kapasitas baterainya. Foto: SMEVSementara EM1 sedikit lebih cepat daripada EMT yakni sekitar 2 jam, karena lebih rendah kapasitas baterainya. Foto: SMEVWujud SMEV EM1. Foto: SMEVTampilan SMEV EMT supermoto. Foto: SMEVWujud SMEV EMT Foto: SMEVTampilan SMEV EMT supermoto. Foto: SMEVWujud SMEV EMT Foto: SMEVWujud SMEV EMT Foto: SMEV

Berbicara motor listrik tak selalu dari merek China. Adalah Founder Studio Motor Electric Vehicle (SMEV) dan Studio Motor Donny Ariyanto yang telah memproduksi dan menjual motor listrik dengan desain berbeda dari yang dijual pasaran.

Berawal dari keinginannya membangun perusahaan rintisan kendaraan listrik. Kini SMEV sudah punya dua tipe motor listrik EM1 dengan konsep cub dan EMT yang mengusung konsep motor trail.

“SMEV itu berdiri semenjak tahun 2022 setelah saya terlibat development kendaraan motor listrik untuk Kementerian Pertahanan. Lalu 2022 kam bangun brand-nya SMEV, mulailah proses untuk legalnya, termasuk izin-izin semua segala macam di Kementerian Perindustrian dan lain sebagainya,” bukanya saat ditemui di workshop-nya di kawasan Ciputat.

Spesifikasi motor listrik SMEV

SMEV EMT menggunakan motor 4 kW dengan controller-nya programmable IM150. Kapasitas baterainya 72 V 55 Ah. Jadi total kalau baterai itu diukur 3,96 kWh.

SMEV EM1 itu pakai motor 3 kW. Baterainya 72V 40Ah atau 2,88kWh.

Tipe baterai yang digunakan, kedua motor itu pakai Lithium Ion NMC dari LG. Sedangkan baterai pack-nya sdah IP67.

Lebih lanjut soal pengecasan, untuk EMT dari 0 sampai 100 persen membutuhkan waktu 2,5 sampai 3 jam. Sementara EM1 sedikit lebih cepat daripada EMT yakni sekitar 2 jam, karena lebih rendah kapasitas baterainya.

“Kami juga ada additional untuk fast charging kalau dari 0-100 persen itu maksimum sekitar 1,5 jam,” jelas Donny.

Sebelum dijual, pada Juni 2022 sampai November 2023 kedua motor SMEV sudah dijajal di Flores. Di Desember 2023 motor setrum bikinan bengkel Ciputat tersebut juga sudah mencoba aspal Jakarta-Bali.

“Kami sudah coba jajal Jakarta, Bali dan di Flores. Jadi memang 1,5 tahun itu bener-bener full dipakai buat uji itu motor dengan unit yang sama,” kata Donny.

Motor listrik SMEV EM1 dan EMT buatan Donny Ariyanto dari Studio Motor, Ciputat, Tangerang Selatan saat dijajal sampai Flores. Foto: SMEV

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button