Berita

Ada Pistol HS Kaliber 9 MM di Sekitar Brigadir Ridhal saat Ditemukan Tewas

Pistol HS-9. Foto: hs-produkt.hr

Anggota Polresta Manado, Brigadir Ridhal Ali Tomi, ditemukan tewas dalam mobil Toyota Alphard di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (25/4) sore. Polisi menyebut ia diduga tewas menembakkan diri.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bintoro, dalam keterangan pers pada Jumat (26/4) mengatakan ada senjata api yang diamankan dari sekitar jenazah Ridhal.

“Kami menemukan beberapa barang bukti di dalam mobil tersebut, berupa satu pucuk senjata api jenis HS, dengan kaliber 9 mm,” kata Bintoro.

Bintoro tidak menerangkan siapa pemilik pistol itu. Selain itu juga apakah pistol itu yang digunakan dalam peristiwa tersebut.

Pistol HS mulai digunakan Polri pada tahun 2000-an. Salah satunya dipakai oleh Korps Brimob Polri untuk memperkuat persenjataan unit khusus mereka.

Polisi melakukan olah TKP polisi Polresta Manado di Jalan Mampang Prapatan IV, RT 1/RW2 Kelurahan Tegal Parang, Kecamatan Mampang Prapatan. Foto: Dok Humas Polres Metro Jakarta Selatan

Senjata api laras pendek ini sempat terkenal karena pernah ditemukan dalam kasus penembakan yang terjadi di rumah mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan pada Juli 2022 lalu.

Selain menyita barang bukti, polisi juga memeriksa saksi dan CCTV yang ada di lokasi.

“Dari keterangan saksi olah TKP dan juga didukung dari bukti Barang bukti yang ada, dan juga alat bukti berupa CCTV yang kami sudah putar, kami bisa mengambil kesimpulan untuk sementara bahwa dugaan yang bersangkutan bunuh diri,” tutur Bintoro.

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal juga menegaskan Ridhal tewas bunuh diri, bukan seperti dugaan publik yang beredar. Motif bunuh dirinya, diduga akibat masalah pribadi.

“Motif bunuh diri itu masalah pribadi, itu masih kita dalami kepada istri, kerabat, keluarga. Kita akan bukan nanti yang bersangkutan,” ujar Ade kepada wartawan, Sabtu (27/4).

Pihak Keluarga Tak Percaya

Oshin Husein, istri dari Brigadir Ridhal mengatakan tak percaya jika suaminya bunuh diri dengan cara menembak kepalanya sendiri.

“Tak mungkin tembak diri,” kata Oshin dikutip dari Manado Bacirita, Sabtu (27/4).

Dikatakan Oshin, suaminya adalah orang yang sangat sayang keluarga terutama anak-anaknya. Maka itu ia merasa aneh jika Ridhal melakukan hal-hal yang merugikan untuk dia dan juga yang berdampak pada keluarganya.

Oshin meminta kepolisian melakukan yang terbaik untuk mengungkap kematian suaminya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button