Berita

Memahami Arah Kiblat Sholat bagi Orang dalam Kendaraan

Ilustrasi orang yang sholat dalam kendaraan seperti pesawat, perahu dll, maka arah kiblat menghadap. Foto: Unsplash/Hanson Lu

Salat adalah ibadah yang diperintahkan kepada setiap umat Islam. Meski begitu Islam memberikan kemudahan, seperti orang yang sholat dalam kendaraan seperti pesawat, perahu dll, maka arah kiblat menghadap arah kendaraan.

Hal ini dikarenakan di dalam kendaraan sulit untuk melaksanakan salat secara normal. Di sisi lain, beberapa kendaraan sangat sulit untuk menentukan arah kiblat secara tepat dan sama.

Arah Kiblat Orang Sholat dalam Kendaraan seperti Pesawat, Perahu, dll

Ilustrasi orang yang sholat dalam kendaraan seperti pesawat, perahu dll, maka arah kiblat menghadap. Foto: Unsplash/Haidan

Kiblat berasal dari bahasa Arab ‘qiblah’ yang artinya arah. Sedangkan dikutip dari buku Pengantar Ilmu Falak oleh Vivit Fitriyanti (2021) kiblat adalah melakukan salat dan ibadah menghadap Masjidil Haram. Allah Swt. berfirman:

فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُArtinya: “Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya.” (QS. Al Baqarah: 144)

Selain itu, Nabi Muhammad Saw, bersabda:

“Jika engkau hendak mengerjakan salat, maka sempurnakanlah wudhumu lalu menghadaplah ke kiblat, kemudian bertakbirlah.” (HR. Bukhari no. 6251 dan Muslim no. 912)

Lalu, bagaimana dengan orang yang sholat dalam kendaraan seperti pesawat, perahu dll, maka arah kiblat menghadap ke mana? Dijelaskan sebuah hadis dari Ibnu Umar, ia berkata:

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa mengerjakan shalat sunnah di atas kendaraan dengan menghadap arah yang dituju kendaraan dan juga beliau melaksanakan witir di atasnya. Dan beliau tidak pernah mengerjakan shalat wajib di atas kendaraan.” (HR. Bukhari no. 1098 dan Muslim no. 1652)

Selain itu, dijelaskan juga dari sebuah hadis:

“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam biasanya shalat sunnah kemana pun untanya menghadap” (HR. Muslim no. 33)

Menurut Imam An Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan:

“Hadis ini menunjukkan salat sunah ke manapun binatang tunggangan menghadap. Ini boleh berdasarkan ijma kaum muslimin”. Dan di tempat yang sama, beliau menjelaskan: “hadis ini juga dalil bahwa shalat wajib tidak boleh kecuali menghadap kiblat, dan tidak boleh di atas kendaraan, ini berdasarkan ijma kaum Muslimin. Kecuali karena adanya rasa takut yang besar”

Baca Juga: Tata Cara Shalat di Pesawat Saat Melakukan Perjalanan Jauh

Dari penjelasan di atas, orang yang sholat dalam kendaraan seperti pesawat, perahu dll, maka arah kiblat menghadap arah kendaraan. Namun jika sekiranya ada kesempatan untuk melaksanakan salat secara sempurna, maka tetap wajib menghadap kiblat seperti pada umumnya. (MZM)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button