Berita

Kasus Polisi Naik Pajero Pamerkan Pistol Berakhir Damai, Akan Tetap Disanksi?

Pajero yang dipakai AKP HS. Dok: Ist.

Kasus personel Satuan Brimob Polda Sumut AKP HS yang sengaja menyeruduk kendaraan lain dan memamerkan pistol di Exit Tol Binjai, berujung damai.

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi.

“Kedua belah pihak telah dilakukan mediasi oleh Bid Propam Polda Sumut. Saat ini keduanya telah berdamai dan saling memaafkan,” kata Hadi dalam keterangannya, Jumat (26/4).

Namun, Hadi belum menjelaskan apakah AKP HS akan disanksi atau tidak terkait memamerkan kartu tanda anggota (KTA) Polri dan senpi.

Di sisi lain, Komandan Satuan Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka saat dikonfirmasi belum merespons.

Dalam video perdamaian antar-keduanya, AKP HS meminta maaf kepada korban atas insiden yang terjadi. Ia juga memohon maaf telah mencoreng nama institusi Polri.

“Saya mohon maaf kepada institusi Polri dan Simson Sinambela beserta istrinya atas kejadian yang viral di TikTok dan media sosial di Tol Binjai,” kata AKP HS.

Viral di medsos

Mobil korban. Dok: Ist.

Insiden penyerudukan ini terjadi di Exit Tol Binjai pada Sabtu (20/4). Kejadian ini bermula saat korban, Simson, kekurangan saldo e-tol dan berhenti untuk mengisi saldo. Sehingga, menyebabkan sejumlah kendaraan yang berada di belakangnya mengantre. Termasuk AKP HS.

Saat itu, sejumlah kendaraan pun membunyikan klakson. AKP HS yang tepat di belakang korban pun langsung mendesak dengan cara menabrak bagian belakang mobil korban.

“Tetapi pada saat bersamaan di kendaraan yang dikendarai SS ada satu buah mobil Pajero hitam yang dikendarai saudara HS, kemudian mungkin tidak sabar,” kata Kasubdid Penmas Polda Sumut AKBP Sonny Siregar, Senin (22/4).

Saat itu cekcok pun sempat terjadi dan berlanjut ketika keduanya keluar dari gerbang tol. AKP HS disebut menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) miliknya dan memamerkan senjata api (senpi) miliknya.

Ia bahkan juga menabrakkan mobil korban kembali dengan cara memundurkan mobilnya. Sebagian dari insiden ini sempat direkam oleh korban lalu dibagikan ke sosial media.

Korban yang tak terima pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Propam Polda Sumut.

Gedung Polda Sumut. Foto: Polda Sumut

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button